More ▼

Plus Minus Kerja Di Pertambangan

Indonesia kaya dengan hasil tambang, termasuk di dalamnya batubara, minyak, gas, emas, perak, nikel dan lain-lain. Kekayaan alam yang luar biasa ini membuka pintu akan kebutuhan tenaga kerja untuk mengolahnya.

Harus diakui bekerja di perusahaan tambang merupakan impian banyak orang. Banyak generasi muda yang mengambil pendidikan di bidang yang satu ini dengan harapan nantinya bisa bekerja dan berkarir di perusahaan tambang.

Memang apa, sih, istimewanya kerja di perusahaan tambang? Kenapa banyak orang berlomba-lomba melamar ke sini? Dan apakah ada kekurangannya? Sebelum Good Miners memutuskan terjun ke industri tambang, cermati dulu berbagai plus dan minusnya yang sudah kami rangkum berikut ini:

PLUS

1.  Gaji Besar

Yup. Gaji karyawan yang bekerja di bidang pertambangan biasanya jauh di atas gaji perusahaan non-tambang. Data yang dikumpulkan Qerja.com menunjukkan bahwa tahun 2013, fresh graduate saja sudah bisa memperoleh Rp7 juta hingga Rp10 juta sebulan. Jumlah itu bisa berlipat-lipat setelah dia bekerja beberapa tahun di tempat yang sama.

Mungkin pertanyaan yang sering dikemukakan adalah mengapa perusahaan tambang mampu menggaji karyawannya dengan gaji yang tinggi? Jawabannya karena bahan bakar sangat dibutuhkan untuk banyak aspek dalam hidup kita, sehingga harga jualnya tinggi. Proses produksinya pun juga tak mudah, sehingga dibutuhkan orang-orang tertentu yang memiliki skill dan pendidikan tertentu yang sudah ahli. Selain itu risiko pekerjaan pun cukup tinggi.

 2.   Prestise Bekerja di perusahaan tambang jelas membawa prestise untuk karyawannya dan membantu mendongkrak efek keren di mata calon mertua. Pekerjaan di industri tambang lekat dengan gaya hidup, kecerdasan, kekuatan fisik, dan juga dompet yang tebal. Tak heran profesi ini menjadi incaran banyak orang karena membuat mereka punya kelas tersendiri dalam masyarakat.

3.   Fasilitas dan Tunjangan yang Memadai Karyawan yang bekerja di perusahaan tambang akan mendapatkan aneka fasilitas dan tunjangan, mulai dari asuransi, tunjangan keluarga, bonus, perumahan, dan aneka fasilitas lainnya. Selain itu untuk mereka yang bekerja jauh dari keluarga juga diberikan waktu cuti dan biaya transport untuk menjenguk keluarga.

4.   Karir yang Menjanjikan Bila sudah berpengalaman di bidang pertambangan, karyawan akan lebih mudah untuk mencari pekerjaan yang sama dengan gaji dan fasilitas lebih tinggi. Biasanya mereka akan lanjut bekerja dengan perusahaan minyak asing di luar negeri.

Saat ini ada ribuan ahli pertambangan Indonesia yang bekerja di Timur Tengah seperti di Kuwait dan Arab Saudi. Kemampuan tenaga ahli Indonesia juga diakui di banyak negara lain termasuk kawasan Eropa, sehingga karir para pekerja tambang ini di kancah pertambangan international lumayan kinclong.

MINUS

1.   Jauh dari keluarga Bekerja di industri pertambangan berarti harus rela tinggal berjauhan dengan keluarga dan anak. Tidak semua karyawan bidang pertambangan bisa bekerja di Jakarta atau kota-kota besar di Indonesia lainnya, mayoritas dari mereka biasanya ditempatkan di kawasan terpencil alias di lokasi tambang, bahkan di tengah laut lepas. Mereka baru bertemu dengan keluarga saat cuti datang, dan setelah itu kembali ke tempat kerjanya selama berbulan-bulan.

2.   Keamanan Kerja Industri Pertambangan merupakan suatu kegiatan yang memiliki resiko tinggi terhadap kecelakaan yang tidak saja mengakibatkan cideranya manusia tapi juga sering mengakibatkan kematian. Selain resiko kecelakaan, para pekerja tambang juga sangat beresiko terhadap gangguan kesehatan akibat pekerjaannya. Ini juga merupakan alasan mengapa profesi-profesi di bidang pertambangan digaji cukup tinggi.

3.   Sering Jenuh Bekerja di wilayah terpencil dengan tekanan pekerjaan yang cukup berat, sering membuat para karyawan di perusahaan tambang mengalami kejenuhan super tinggi. Memang sih perusahaan sering menempatkan fasilitas hiburan, tetapi tetap saja tidak bisa mengurangi kejenuhan kala kondisi itu datang.

Dengan makin banyaknya penemuan tambang baru di Indonesia, akan banyak posisi lowong yang menanti diisi. Kalau Good Miners sudah yakin bahwa karir Good Miners memang di bidang pertambangan, kenapa tidak dimulai dari sekarang?


Sumber: http://www.qerja.com/