More ▼

Jenis - jenis Batubara


Jenis barang tambang yang terkenal adalah batu bara. Batu bara sudah seringkali kita dengar. Batu bara pada zaman dahulu digunakan sebagai bahan bakar kereta api. Batu bara adalah barang tambang yang multifungsi. Batu bara juga merupakan bahan baku pembuatan plastik, untuk bahan bakar usaha rumahan kecil, pengganti kayu, dan bahan bakar jangka panjang PLTU. Batu bara terbentuk dari sisa- sisa tumbuhan zaman purba yang pada akhirnya terpendam dan mengendap di dalam lapisan tanah hingga berjuta- juta tahun lamanya. Maka dari itulah batu bara juga disebut sebagai batu fosil.

Batu bara mempunyai beberapa kategori berdasarkan unsur karbon yang terkandung di dalam batu bara tersebut. Warna batu bara yang semakin hitam, maka semakin memiliki banyak unsur karbon. Berdasarkan kandungan karbon itu pula, batu bara mempunyai beberapa jenis seperti:

  • Antrasit, yakni bau bara yang memiliki kadar karbon 86% hingga 98>#/li###
  • Bitu minus, yakni batu bara yang memiiki kadar karbon 68% hingga 86%Sub- bituminus, yakni batu bara yang memiliki kadar karbon hanya sedikit dan lebih banyak kandungan airnya
  • Lignit, yakni batu bara yang mempunyai kadar karbon sebanyak 35% hingga 75%. Batu bara jenis ini memiliki warna coklat dan dikenal lunak serta ringan.
  • Gambut, batu bara jenis ini berpori- pori dan mengandung kadar air hingga 75%.

Itulah jenis- jenis dari batu bara yang bisa ketahui. Indonesia merupakan negara yang terkenal kaya akan batu baranya. Daerah- daerah penghasil batu bara tersebar di wilayah Indonesia seperti Bukitasam di Tanjungenim, Sumatera Selatan, Kotabaru atau Pulau Laut di Kalimantan Selatan, Sungai Berau di Samarinda Kalimantan Timur dan Umbilin yang pusatnya di Sawahlunto Sumatera Barat. Di Indonesia, hasil tambanh baru bara ini diusahakan oleh PN. Batubara yang terdapat juga di Bengkulu, Jawa Barat, Papua dan juga di Sulawesi Selatan.


Sumber: https://ilmugeografi.com/